Rabu, 17 Maret 2021

Cara Install Applets Linux Mint Secara Manual

Bagi Anda yang menggunakan os linux, terutama distro Linux Mint. Kemungkinan tidak asing dengan applets yang telah disediakan oleh Linux Mint sendiri dalam mempermudah akses ke berbagai fitur yang ada. Sebut saja Anda dapat menampilkan kecepatan download dan upload internet yang sedang berjalan pada komputer/laptop Anda, mengatur tingkat kecerahan layar apabila Anda menggunakan komputer yang dirasa agak repot kalau harus menekan tombol fisiknya, dan lain sebagainya.

Pertama-tama hal yang perlu diperhatikan adalah pada artikel ini saya menggunakan Linux Mint 20. Kemudian poin yang kedua adalah cara yang akan dijelaskan adalah metode alternatif apabila server dari https://cinnamon-spices.linuxmint.com/ sedang mengalami masalah. seperti contoh yang ada pada gambar dibawah ini:

Cara Install

  1. Pastikan Anda telah login ke dalam os linux mint
  2. Masuk ke url https://github.com/linuxmint/cinnamon-spices-applets untuk mencari applets apa yang mau Anda gunakan
  3. Anggap saja saya mau menggunakan brightness controller, maka saya masuk ke url https://github.com/linuxmint/cinnamon-spices-applets/tree/master/brightness-and-gamma-applet%40cardsurf.
  4. Kemudian cari pada bagian README untuk cara mendownload filenya, kalau seperti yang ada di brightness controller kita dapat mendownloadnya pada baris terakhir yang menunjukkan informasi seperti berikut:
    Browse the source of the applet in the original repository.

    Silahkan klik saja di url yang telah disisipkan pada kata originial repository yang nanti akan membuka halaman baru di url https://gitlab.com/cardsurf/brightness-and-gamma-applet.
  5. Tampilannya akan seperti berikut ini:


  6. Kemudian klik pada ikon download seperti yang telah dilingkari warna merah dibawah ini:

  7. Klik lagi pada bagin zip untuk memulai proses download filenya:

  8. Kalau sudah selesai download, maka extract file dan copy paste foldernya ke directory /home/namauseranda/.local/share/cinnamon/applets seperti yang ada pada gambar dibawah ini:


Atau teman-teman dapat melihat dalam format video seperti dibawah ini:


Semoga bermanfaat.

Share:

Jumat, 08 Januari 2021

Cara Kirim Email dari Localhost dengn PHP dan PHPMailer


Mengirimkan email ke seseorang dalam suatu project yang dibuat dengan php tidak harus upload projectnya ke server terlebih dahulu, akan tetapi dari local/localhost pun dapat dilakukan.

Bagaimana caranya?

Caranya adalah kita menggunakan bantuan dari plugin PHPMailer. PHPMailer merupakan salah 1 library bantuan yang dapat memberikan kita fitur pengiriman email dari local ke email tujuan pada project yang dibuat.

Saya memberikan contoh langsung dari salah 1 tutorial saya yang berjudul DVD Tutorial Perancangan Website Toko Online/ E-Commerce Responsive Berbasis PHP, MySqli, dan Bootstrap

Baiklah langsung saja tanpa banyak basa-basi lagi, silahkan perhatikan langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Download dulu library PHPMailernya disini atau sumber aslinya disini
  2. Perhatikan script dibawah ini:
  3. Bagian yang terpenting adalah silahkan ganti nilai username, password dan addAddress dengan akun yang Anda miliki. Catatan tambahan akun gmail yang digunakan tidak boleh dilindungi dengan 2 step verification atau lebih baik Anda buat 1 email yang baru tanpa ada pengaturan tambahan lain seperti 2 step verification atau recovery email.
  4. Atau Anda bisa download file source codenya disini

Silahkan ajukan pertanyaan di kolom komentar apabila menemukan problem saat Anda mencobanya dan semoga bermanfaat.

Referensi

Share:

Cara Kirim Email dari Localhost dengan Codeigniter dan PHPMailer

Sebelumnya kita telah belajar tentang Cara Kirim Email dari Localhost dengan PHP Native dan PHPMailer, nah pada kali ini akan dibahas dalam versi Codeigniternya. Tulisan kali ini akan membutuhkan beberapa hal antara lain:
1. Framework Codeigniter 3, download disini
2. Composer, ikuti cara instalasinya disini
3. Library PHPMailer, download disini (versi stable 5.2)
4. Allow Less Secure Apps Access, baca disini

Setelah Anda mengikuti 4 poin diatas, masih ada 2 tahap lagi untuk persiapannya yaitu setup di file config codeigniter dan instalasi PHPMailer menggunakan Composer pada project yang kita buat. Caranya adalah seperti berikut:

Buka file config.php pada folder project > application > config. Gantilah nilai FALSE pada $config['composer_autoload'] = FALSE; menjadi: $config['composer_autoload'] = TRUE

Instalasi PHPMailer

Selanjutnya kita akan mulai instalasi PHPMailernya dengan cara:
1. Bukalah terminal pada direktori project Anda, misal: htdocs/namaproject/disini jalankan terminalnya
2. Isikan dengan perintah composer require phpmailer/phpmailer
3. Apabila pada saat instalasi muncul error seperti ini:


Scroll ke atas setelah perintah instalasi dijalankan sehingga Anda akan menemukan problemnya yaitu:
Problem diatas dikarenakan kita belum menginstall extensi ext-dom

4. Solusi dari problem no.3 diatas yaitu dengan menginstallnya menggunakan perintah sudo apt-get install php-xml
5. Kemudian isikan lagi perintah untuk menginstall phpmailernya yaitu composer require phpmailer/phpmailer
6. Sehingga nantinya akan muncul tampilan pada terminal yang menyatakan telah selesai/sukses seperti ini:




Pembuatan Custom Library

Pada tahap ini silahkan buat dulu custom library untuk memanggil PHPMailer dengan nama Phpmailer_lib.php pada folder libraries seperti berikut ini:

Pembuatan File Controller

Disini saya menggunakan file Welcome.php bawaan Codeigniter tapi dengan perubahan untuk dapat menjalankan script pengiriman email dengan PHPMailer

Ketika Anda telah mengisikan username, password, setFrom dan addReplyTo maka coba akses dengan alamat URL: localhost/namaproject/

Apabila berhasil maka akan masuk pesan yang dikirim ke email tujuan


Anda bisa mendownload semua filenya disini

Silahkan ajukan pertanyaan di kolom komentar apabila menemukan problem saat Anda mencobanya dan semoga bermanfaat.

Referensi:

SatuDua, Tiga

Share:

Kamis, 22 Agustus 2019

Membangun Sistem Manajemen User, Hak Akses Data & Menu Multi Fungsi dengan Codeigniter 3 dari Nol


Pada tutorial kali ini, Anda akan mempelajari tentang cara Membangun Sistem Manajemen User, Hak Akses Data & Menu Multi Fungsi dengan Codeigniter 3 dari Nol. Tutorial ini saya buat dengan cara live coding yang durasi total videonya hampir 17 jam yang terbagi menjadi 87 video dalam 2 DVD. Studi kasus yang akan dibuat dalam tutorial kali ini adalah pembuatan Sistem Informasi Manajemen Kearsipan (SIMARSIP) yang dapat dibuat hanya kurang dari 1 hari saja, durasi yang pendek tersebut dikarenakan source code "Pondasi" yang dibuat dari Pembuatan Sistem Manajemen User dapat kita gunakan di berbagai project tanpa harus memikirkan bagian manajemen usernya.

Apa saja yang akan dipelajari?
1. Cara Download dan Instalasi Xampp di Windows atau Linux
2. Pembuatan + Import Database dan Struktur + Relasi Tabelnya
3. Download dan Instalasi Text Editor Atom di Windows atau Linux
4. Instalasi Plugin atau Package Tambahan pada Text Editor Atom
5. Download Codeigniter dan AdminLTE
6. Integrasi/ Templating Codeigniter dengan AdminLTE
7. Soft Delete (Recycle Bin), Restore Data dan Delete Permanent Data
8. Instalasi dan Penggunaan Plugin Export Data ke PDF dengan TCPDF
9. Instalasi dan Penggunaan Plugin Datatables
10. Instalasi dan Penggunaan Plugin Datepicker
11. Instalasi dan Penggunaan Plugin PHPMailer
12. Instalasi dan Penggunaan Plugin Select2
13. Menampilkan Preview Foto Sebelum Upload
14. Custom Helper Auth dan Akses Data (CRUD + Restore)
15. Log System Process
16. Modul Usertype atau Tipe User
17. Modul Menu Management
18. Studi Kasus Pembuatan Sistem Informasi Manajemen Kearsipan (32 video)

Apa saja yang akan didapatkan?
1. Source Code
2. Materi Latihan
3. Video Tutorial
4. Kumpulan Ebook
5. Konsultasi Gratis Seumur Hidup seputar project ini

CATATAN:
1. Diwajibkan punya dasar php, ci dan javascript (minimal CRUD dan OOP)
2. Diwajibkan tonton video previewnya terlebih dahulu secara tuntas/ sampai selesai

Share:

Senin, 12 Agustus 2019

Cara Install LibreOffice di Linux

Libre Office merupakan salah 1 alternatif pengganti aplikasi office dari Microsoft Office yang biasa seseorang pakai dalam kebutuhan mengetik, membuatt laporan dan presentasi. Libre Office adalah software open source (gratis) yang bisa digunakan oleh siapapun baik dalam sistem operasi Windows, Linux, Mac, ataupun Android. Ada berbagai macam jenis aplikasi untuk berbagai macam kebutuhan seperti Libre Office Writer seperti MS Office, Libre Office Calc seperti MS Excel, dan Libre Office Presentation seperti MS PowerPoint.

CARA INSTALL

  1. Download terlebih dahulu filenya di https://www.libreoffice.org/download/download/
  2. Pilih file yang berformat deb kalau Anda menggunakan OS Linux berbasis debian atau silahkan sesuaikan dengan yang Anda pakai saat ini
  3. Extract file yang telah didownload
  4. Buka terminal, arahkan ke direktori file download dan isikan perintah: sudo dpkg -i *.deb dan masukkan password seperti saat Anda login ke sistem Linux
  5. Tunggu sampai proses instalasi selesai dan silahkan cek di list aplikasi Anda. Apabila berhasil maka akan tampil berbagai macam produk dari Libre Office

Anda juga dapat melihat tahapan instalasinya melalui video berikut ini:

Share:

Cara Mengganti Default Format Save File di Libre Office

Pada artikel sebelumnya, saya sudah membagikan cara install aplikasi libre office di Linux. Nah kali ini saya akan membagikan tentang cara mengganti default format save file di Libre Office Writer. Libre Office Writer ini dapat dibilang sebagai alternatif dari MS Office Word yang kalau dari segi tampilan memang si Writer ini seperti MS Word versi jadul, namun kalau dari segi fungsi kurang lebih dapat dikatakan sama dan yang terpenting Libre Office Writer ini adalah FreeWare.
Baiklah tanpa panjang lebar lagi berikut adalah tahapannya:
  1. Silahkan buka Libre Office Writer Anda
  2. Pilih menu Tools > Options yang ada di taskbar diatas seperti tampilan berikut ini:
  3. Setelah Anda mengklik menu Options, maka akan diperlihatkan tampilan seperti ini:


    Pada tahap ini, Anda harus memilih menu Load/Save seperti yang telah saya lingkari warna merah supaya dapat mengatur default save file nya seperti tampilan berikut ini:
  4. Pada tahap ke-3 diatas, Anda telah dapat memilih jenis file apa yang akan otomatis disimpan ketika Anda menekan tombol CTRL + S pada keyboard
  5. Kalau sudah yakin dengan yang Anda pilih maka klik tombol ok, kemudian tutup aplikasinya lalu buka kembali dan coba untuk menyimpan dokumen baru. Selesai
Share:

Mengatur Default Routes di Codeigniter 3 pada Sub Folder

Routes merupakan suatu fitur yang disediakan oleh Codeigniter untuk mempermudah dalam mengelola URL pada aplikasi web yang dibuat. Contoh pola yang biasa ada di Codeigniter adalah sebagai berikut:


Ada kalanya kita ingin mengatur suatu website diarahkan langsung secara default pertama kali diakses ke bagian backend atau subfolder project dengan URL seperti ini:

example.com/admin/class/function/

admin pada baris diatas merupakan nama folder yang sebagai tempatt menyimpan file-file project yang dibuat. Pada codeigniter tidak menyediakan pengaturan Routes dengan subfolder secara default, oleh sebab itu kita harus memodifikasinya menjadi seperti berikut ini:

Silahkan ajukan pertanyaan di kolom komentar apabila menemukan problem saat Anda mencobanya dan semoga bermanfaat.
Share: